Mungkin ada kebanyakan anggapan, bahwa kesuksesan secara langsung hanya berupa Jabatan tinggi atau uang dan uang. Namun sesungguhnya kesukesan dimulai dari  proses sikap diri, suatu proses sikap untuk merealisasikan tahapan-tahapan kesuksesan, Proses dalam hai ini dapat di ibaratkan seperti akar pohon, awal dari pohon yang kokoh dan sehat.   7 Tips Untuk menjadi Supervisor Yang Sukses  Karena peran supervisor sangat diperhatikan manajemen dalam kurun waktu 3-4 bulan setelah mendapat promosi sebagai leader, kebanyakan supervisor baru kebingungan dengan langkah apa yang dimulai terlebih dahulu, memang disatu sisi jabatan dan kompensasinya semakin baik, namun juga berbanding dengan itu tugas dan tanggung jawabnya sudah sangat berpengaruh langsung dengan kinerja organisasinya. Biasanya kebanyakan SDM baru mempelajari hal-hal tentang supervisor baru setelah diangkat dan kemudian kebingungan setelahnya. Ini tentang berbagi pengalaman, seperti-sepertinya mendahului sesuatu, ada kalimat yang bagus yang dapat anda ingat : ” Untuk apa menjadi pemain cadangan kalau tidak siap bermain”. Berikut 7 Tips Jitu Untuk menjadi Supervisor Yang Sukses

  1. Mulai mempersiapkan diri anda untuk menjadi seorang Supervisor. Jauh hari sebelum promosi atau hire yang ditawarkan, mempelajari dengan seksama dan terus dilatih tentang keterampilan teknis dan menilai bagaimana pekerjaan anda sekarang. Pelajarilah banyak buku-buku tentang manajemen dan leadership. membaca tentang hal itu minimum 20 menit perhari termasuk hari sabtu dan minggu. Ambil kelas pendek tentang leadership yang peluangnya anda jalani, di Indonesia banyak sekali training-training pendek antara 3 hari s/d 1 bulan yang mengubah sudut pandang anda tentang kepemimpinan. Aktivitas anda seperti ini biasanya akan diketahui oleh pimpinan anda dan melihat anda berusaha meningkatkan kemampuan diri. Yakinlah bila hal ini yang anda lakukan, ini akan menjadi kebiasaan yang sangat baik.
  1. Setelah anda mendapatkan promosi ataupun pro-hire  yang menempatkan anda sebagai pemegang jabatan sebagai supervisor, setiap pagi cek 5-10 menit laporan-laporan yang anda kelola dari staf anda dan jangan malu untuk meminta bantuan mereka.
  1. Perhatikan dengan sungguh-sungguh hal-hal yang tidak perlu tetapi mengganggu staf anda dan perbaikilah. Tidak usah terlalu panjang membicarakannya, tetapkan suatu keputusan, karena mereka mencatat itu sebagai kekurangan anda. Buat mereka bekerja dengan nyaman.
  1. Perhatikan dengan sungguh-sungguh rapat singkat mingguan, fokus dengan agenda yang direncanakan dan tepat waktu. Gunakan waktu seperti ini sebaiknya untuk peningkatan kemampuan dan pengembangan staf jika memungkinkan.
  1. Cari tahu kelebihan staf anda dan melihat pengembangan karir mereka. Dengan hal seperti ini mungkin suatu saat anda akan kehilangan mereka, namun mereka lebih termotivasi dan bersemangat untuk mencapai tujuan selama dalam pengawasan anda.
  1. Ajaklah dan ajarkanlah dalam suatu dunia pekerjaan yang sehat dan logis dan jelaskan kepada staf anda mengapa perusahaan memerlukan karyawan dengan tipe seperti itu.
  1. Tantanglah staf anda untuk suatu tujuan positif bukan karena kekuasaan organisatoris belaka, bila mereka menghadapi masalah anda harus turun untuk menopang dan membantu mereka.
  1. Jangan malu bertanya dan meninta bantuan. Siapapun orang yang baru menempati jabatan yang baru diemban tentu membutuhkan banyak pengetahuan dan tata cara yang berlaku diperusahaan tersebut. Jadi jangan lupakan cek 5-10 menit laporan-laporan yang anda kelola dari staf anda dipagi hari dan jangan malu untuk meminta saran dan bantuan mereka.
  1. Banyak belajar. Pelajarilah banyak buku-buku tentang manajemen dan leadership. membaca tentang hal itu minimum 20 menit perhari termasuk hari sabtu dan minggu. Ambil kelas pendek tentang leadership yang peluangnya anda jalani, di Indonesia banyak sekali training-training pendek antara 3 hari s/d 1 bulan yang mengubah sudut pandang anda tentang kepemimpinan. Aktivitas anda seperti ini biasanya akan diketahui oleh pimpinan anda dan melihat anda berusaha meningkatkan kemampuan diri. Yakinlah bila hal ini yang anda lakukan, ini akan menjadi kebiasaan yang sangat baik.
  2. Sigap dan tegas mengambil keputusan. Supervisor dituntut menjadi leader atau pemimpin, jadi tunjukkan pada karyawan, bawahan atau staf anda bahwa anda seorang pemimpin yang disiplin, tegas, mengayomi, mengarahkan dan menjaga peraturan.